Taufik Ismail adalah
seorang sastrawan Indonesia yang lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, pada 25
Juni 1935. Dilahirkan di Bukittinggi dan dibesarkan di Pekalongan, ia tumbuh
dalam keluarga guru dan wartawan yang suka membaca. Ia telah bercita-cita
menjadi sastrawan sejak masih SMA. Dengan pilihannya sendiri, ia menjadi dokter
hewan dan ahli peternakan karena ingin memiliki bisnis peternakan guna
menafkahi cita-cita kesustraannya.
Ia
dikategorikan sebagai penyair Angkatan ’66 oleh Hans Bague Jassin. Ia menulis
buku kumpulan puisi, seperti Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Tirani dan
Benteng, Tirani, Benteng, dll.
Banyak puisinya
dinyanyikan Himpunan Musik Bimbo, pimpinan Samsudin Hardjakusumah, atau
sebaliknya ia menulis lirik mereka dalam kerja sama. Ia pun menulis lirik
Chrisye, Yan Antono (dinyanyikan Ahmad Albar) dan Unco Harahap. Menurutnya
kerja sama semacam ini penting agar jangkauan publik puisi lebih luas.
Bosan dengan
kecenderungan puisi Indonesia yang terlalu serius, di awal 1970-an ia menggarap
humor dalam puisinya. Sentuhan humor sangat terasa dalam puisi atau narasinya.
Mungkin dalam hal ini tiada teman baginya di Indonesia. Antologi puisinya
berjudul Rendez-Vous diterbutkan di
Rusia dalam terjemahan Victor Pogadaev dan dengan ilustrasi oleh Aris Aziz dari
Malasyia.
