TEKS PIDATO KENAKALAN REMAJA
Assalamu ‘alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Yang terhormat dewan juri dan teman-teman yang
saya cintai.
Pertama-tama
marilah kita panjatkan puja-puji syukur kehadirat Allah SWT, karena hanya
dengan limpahan rahmatNya kita dapat berkumpul pada pagi hari ini dengan
keadaan sehat wal afiat. Shalawat serta salam tidak lupa kita curahkan kepada
junjungan kita, nabi Muhammad SAW. Semoga kita mendapat syafa’atnya pada yaumul akhir. Amiin. Tak lupa saya ucapkan
terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berpidato disini.
Jaman
sekarang ini, kita sudah tidak asing lagi dengan kenakalan remaja. Nah, dari
fakta tadi, pertanyaan yang timbul apa sih kenakalan remaja? Menurut saya,
kenakalan remaja adalah suatu gejolak atau keputusan yang diekspos keluar oleh
si remaja yang timbul karena beban fikiran atau masalah tertentu dalam bentuk
kemaksiatan bahkan kekerasan.
Faktor
lain kenakalan remaja adalah pengaruh negatif yang masuk terutama lewat
teman-temannya. Remaja sangat rawan dengan yang namanya pengaruh atau ajakan. Remaja
jaman sekarang bagaikan pepatah “seperti air di atas daun talas”, air itu akan
mengalir kesana-kemari tanpa ada tujuan pasti, dan yang lebih parahnya ketika
air-air itu semakin banyak dan daun sudah tidak kuat menyebabkan air-air tadi
tumpah. Nah, oleh karena itu kita harus lebih selektif dan lebih untuk
berpendirian yang teguh. Selektif dalam memilih teman dan hal yang baru, juga
berpendirian agar kita tidak hanyut dalam gejolak remaja saat ini.
Mungkin dua hal tadi mudah untuk kita
tanamkan dalam diri kita. Namun eronisnya remaja saat ini semakin berani dan
bahkan mencoba hal-hal baru yang sebetulnya belum seharusnya mereka mencoba
beberapa hal tersebut. Mencoba merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk
memperoleh pengalaman baru, tapi tidak untuk hal-hal yang berbau kekerasan,
narkoba bahkan pergaulan bebas. Sebagai remaja terpelajar kita harus bisa
mengisi kesempatan kita untuk hal-hal yang lebih positif. Berbagai referensi
yang saya baca, mengisi waktu luang untuk hal positif, mengurangi sekitar 70%
pengaruh negatif yang sudah ada dalam diri kita dan juga yang akan masuk ke
dalam diri kita.
Dari
semua yang saya sampaikan tadi, sebetulnya titik pokok dalam upaya pencegahan
kenakalan remaja adalah dari keluarga. Seharusnya orang tua bisa mengerti
keadaan anaknya dan mampu untuk menjadi sahabatnya. Fakta membuktikan, sekarang
ini sangat jarang anak-anak Indonesia bertatap muka langsung dengan orang tua
untuk membahas masalah yang dimiliki oleh anak. Mengapa hal itu terjadi? Hal itu
terjadi karena, anak takut dengan keputusan orang tua mereka. Jika upaya dari
keluarga mungkin sudah tidak bisa optimal, kita masih bisa menggunakan
pendekatan oleh teman. Teman yang baik adalah teman yang bisa memberikan
motivasi bagi diri kita juga mampu menemani kita ketika dalam keadaan suka
maupun duka.
Sebagai
pelajar, seharusnya kita tidak perlu melakukan hal-hal yang sebenarnya dilarang
agama dan negara. Allah SWT juga sudah memberikan petunjuk kepada kita yang
berbentuk kitab suci Al-Qur’an.
Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih
Lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan
amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (Al-Isra’ : 9)
Dan negara juga memberikan perintah dan larangan
yang berbentuk berbagai peraturan seperti UUD 1945, UU dan Peraturan lain yang
seharusnya digunakan sebagai petunjuk dalam kegiatan bermasyarakat.
Jadi,
sebetulnya jika kita mau mengkaji peraturan dari agama maupun negara, kita
pasti bisa untuk menghindari kenakalan remaja. Kenakalan remaja harus kita
hapus, mari kawan-kawan kita isi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif
seperti belajar, beribadah dan lain sebagainya. Kita ini ditugasi untuk belajar
agar mampu menggapai cita-cita kita. Kapan Indonesia seperti Singapura, Jepang,
Amerika Serikat jika remaja atau pemudanya hanya memikirkan masalah-masalah
saja.
Kita
tidak perlu lari dari masalah, tapi kita perlu untuk menyelesaikan masalah
tersebut. Karena suatu masalah jika tidak kita selesaikan, imbasnya sampai
kapanpun dan dimanapun. 20 tahun lagi mari kita bangun Indonesia menjadi negara
adikuasa di dunia. Amiin yarobaall alamin...
Demikianlah
yang dapat saya sampaikan, apabila ada tutur kata yang salah mohon dimaafkan.
Billahi taufik wal hidayah...
Wassalamu ‘alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
SUMBER OLAHAN :
Al-Qur'an dan Berbagai Artikel Olahan